
cerpen
Tresna Sirna Ing Pucuking Dina
oleh eSWe Sidi
Sinopsis
Selaras dengan tajuk utamanya yang bermakna "Cinta yang Sirna di Penghujung Hari" serta untaian kalimat penegas “Sugih Tanpa Kringeten, Tresna Ngayawara” (Kaya tanpa berkeringat, cinta yang hanya omong kosong), karya sastra ini mengeksplorasi konflik-konflik batin mengenai pudarnya sebuah kesetiaan, ketidaktulusan, dan rapuhnya ikatan hubungan antarmanusia. Melalui jalinan narasinya, penulis mengajak pembaca untuk menyelami pahitnya realitas ketika janji manis percintaan pada akhirnya harus kandas atau terbentur oleh godaan keduniawian, ambisi, dan cara-cara instan dalam meraih sesuatu. Buku ini hadir menyuguhkan refleksi mendalam yang dikemas secara apik melalui pesona dan kearifan lokal bahasa Jawa.
Diterbitkan pada 2 Juni 2026